Kakek hakim agung

Wah…, lama juga tidak posting. Ternyata flu bisa membuat produktifitas menurun, kata Yudoy memang ini lagi musimnya. Yah aku terima juga giliran kena flu musim ini. Kali ini flu yang aku alami sungguh terasa berat, gejalanya baru reda setelah pil-pil anti biotik membombardir virus-virus flu tersebut, sebuah penyelesaian “kasar” yang sebenarnya tidak aku sukai. Tapi apa dayaku, denyut-denyut di kepala, ingus, dahak kental dan batuk-batuk terasa sangat menyiksa.

Bicara soal produktifitas, sehubungan dengan disahkannya RUU tentang Mahkamah Agung oleh DPR , yang salah satunya  menyetujui perpanjangan usia pensiun hakim dari 65 tahun menjadi 70 tahun (cuma PDIP dan PPP yang menolak perpanjangan ini). Mudah-mudahan usia tidak jadi penghalang bagi sang hakim agung untuk bekerja seperti flu menghalangiku untuk posting di blog ini, semoga setelah berusia mendekati 70 mereka tetap produktif dalam artian yang positif. Bukankah usia-usia segitu merupakan lampu kuning dari yang kuasa agar siap-siap menghadap Dia?

kakek-hakim-agung

Iklan

12 Komentar

  1. Wah… lama juga tidak main ke sini.
    mudah-mudahan usia tidak menghalangi untuk berkarya… amin
    salam kangen

  2. Betul. UU-nya aneh. Aku tak tahu ada apa di balik ini semua.

  3. wah bos..oq blognya keren bgdh euy…
    itu gmbar2 nya karya sendiri ya??
    gokilzz…

    lamknal yaw bos..

    http://enxdloxxi.wordpress.com/

  4. 🙂 boleh kritik g? terlepas pro kontra UU MA, cuman mengingatkan kalo substansi kritik bukan pada umurnya tetapi mungkin lebih tepat pada kemampuannya. Aku pikir sih boleh tua tapi kalo mampu kenapa enggak? kalo cuman mempermasalahkan masalah umur aja, berarti kita g menghargai kaum tua. lagian sebagian besar yang kritik tuh pasti orang-orang muda. sori kalo salah. salam ya…

  5. ha..ha..ha…
    kren bro..sentilan pedes tuk mreka2 yg tua tapi tetep aja mikirin kekuasaan

  6. kalo saya tetep setuju 65…. kalo sehatt baru diperpanjang.

  7. eallaahhhh… udah tua2 makin menjadi2 aja…

  8. Yaelah… udah bau tanah masih mikirin uang dan kekeasaan.. karikaturnya bagus mas…. cocok dipajang di kantor kejaksaan… hhehehe

  9. Katanya makin tua makin bijak. Tp apapun alasannya, ini tetap dipolitisir.

  10. tauk nih umur 70 masih jadi hakim, Indonesia ini semakin ngawur aja DPRnya, umur 70 emang masih bisa ngangkat palu, nenek saya aja uda rada budek laa klo hakim budek yang salah didenger benar yang benar malah dihukum, gaswat dah

  11. salam kenal. matap.


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s