Biaya kesehatan akibat rokok

rokok-membunuh

Di bawah ini berita soal petisi yang sedang digalang untuk mendorong pemerintah dan DPR meratifikasi FCTC.

——————————————————————————–

ROKOK

Presiden dan DPR Didesak Ratifikasi FCTC

Kompas. Jumat, 6 Februari 2009 | 00:44 WIB

Jakarta, Kompas – Presiden dan DPR didesak oleh berbagai kalangan untuk segera meratifikasi Kerangka Kerja Konvensi Pengendalian Tembakau atau Framework Convention on Tobacco Control. Sudah saatnya pemerintah bertindak tegas mengingat promosi dan iklan rokok semakin masif terhadap anak- anak dan remaja.

”Saat ini pemerintah digugat Koalisi LSM Antitembakau ke pengadilan karena belum meratifikasi Framework Convention on Tobacco Control (FCTC),” kata Koordinator Pengendalian Tembakau Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi dalam acara peluncuran website petisi dan talkshow aksi sejuta dukungan masyarakat mendesak regulasi pengendalian tembakau di Jakarta, Kamis (5/2).>kern 251m<

Akan tetapi, hingga saat ini meski sudah digugat oleh Koalisi LSM ke pengadilan karena belum meratifikasi FCTC, tampaknya pemerintah belum menunjukkan kepedulian akan dampak rokok. Padahal, biaya kesehatan akibat merokok mencapai 5,1 kali lipat daripada penerimaan cukai negara (biaya kesehatan akibat rokok Rp 180 triliun).

”Yang paling menderita adalah remaja dan anak-anak karena tingkat konsumsi di kalangan yang tergolong ’rentan’ ini peningkatannya termasuk tercepat di dunia yaitu 14,5 persen. Bahkan untuk usia 5-9 tahun peningkatan konsumsi rokok mencapai 4 kali lipat,” kata Tulus.

Arief Rahman, praktisi pendidikan dari Perguruan Diponegoro, menyatakan, 70 persen orang miskin itu merokok. Karena itu, orang miskin harus diberdayakan dan dipahamkan mengenai bahaya rokok sehingga mereka juga bisa mengawasi perkembangan anak-anak mereka agar tidak merokok.

Kelemahan dan ketidakberdayaan pemerintah ditambah dengan ekspansi industri tembakau yang begitu masif jelas membuat banyak pihak khawatir. Bentuk kekhawatiran itu kian mengkristal dan kemudian tertuang dalam suatu petisi dari tokoh publik, mulai dari politisi, agamawan, olahragawan, budayawan/sastrawan, akademisi, dan lain-lain.

”Petisi ini tak akan berhenti di sini saja, tetapi akan kami galang hingga mencapai setidaknya satu juta dukungan dari seluruh warga Indonesia. Penggalangan ini akan kami fasilitasi dalam sebuah website yang bertajuk www.lindungikami.org,” kata Tulus. Secara teknis, hasil penggalangan via petisi ini akan diserahkan kepada presiden dan DPR. (LOK)

Iklan

12 Komentar

  1. Baca deh peringatan Pemerintah yang ertera di setiap bungkus rokok:
    Merokok dapat menyebabkan bla…bla..bla….
    tuh kan….merokok dapat..jadi maskud pemerintah kalau merokoknya dapat dari teman itu menyebabkan serangan jantung, impotensi, gangguan kehamilan dll. Tapi kalau merokoknya beli itu gPP…hehehe

    salam kenal mas

    komik b4

  2. adakah alternatif pemanfaatan tembakau selain diracik sebagai bahan baku rokok? Untuk obat-obatan misalnya. (Sedikit membantu petani tembakau)

  3. Saya membayangkan kalau pabrik rokok di tutup, berapa banyak jumlah pengangguran dinegeri Ini ya?

    • tampung j Pak, berbagi rizki sm yg lain, msk cuman mahdid j yg kaya.

  4. Berapa banyak yang akan menganggur? Ah pastilah banyak kalau tidak ada alternatif lain buat petani tembakau, semalam diberitakan sebanyak 20.000 orang petani tembakau di Temenggung demo menolak RUU soal pembatasan tembakau, itu baru di Temenggung, belum lagi di tempat lain, banyak sekali pasti. Jadi kalau rokok dibatasi tentu si petani harus diarahkan untuk pindah menanam komoditi lain… Bah! Macam gampang kalipun! He…he…he… Yah… aku rasa pasti ada alternatif lain selain tembakau, wong jelas-jelas biaya yg dikeluarkan akibat rokok 5,1 kali lebih banyak dari pada cukai yg diterima. Terang saja ini merugikan.

  5. jika di bandingkan antara manfaat dan kerugian yang diakibatkan oleh rokok, jelas kerugian lebih besar dari keuntungan.
    sebuah pilihan yang cukup dilematis, disatu sisi menyebabkan sakit bagi si perokoknya, di sisi lain memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. ada solusi??

  6. kudu dikasih gambaran yg menyeramkan kali yah….

    biar pada ketakutan :))

  7. untungnya aku bukan pecandu rokok,,,, he..he..he..

  8. wohh..andaikan ada obat instant tuk mberentiin rokok…pasti dq beli!

  9. ubat nya ada.it cost you none at all. it’s inside your mind

  10. kiat-kiat tips rokok sehat bisa juga dibaca di blog k-4-s.info –> kiat tips (healthy smoking) rokok sehat bagi perokok
    Semoga tetap sehat, tetap semangat

  11. saya membayangkan, anak kecil saya dan teman-temannya, dan teman-temannya. dan teman-temannya tidak menjadi pecandu rokok. tolong bantu saya meraih cita-cita yang kecil ini. Indonesia saya kira masih bisa ditanamin padi, sayur”an yg lebih sehat, buah”an yg segar. Buruh rokok bs beralih jd ustadzah/ustad, kan banyak tu, jd ntr bnyk jg yg bs menasihati orang” buruk yg masih ada.


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s